Jl. S.M Amin Arengka II, Pekanbaru +62 852 7484 2848

Tips Saat Ban Mobil Pecah di Jalan Tol

Pecah ban menjadi salah satu sumber kecelakaan di jalan lantaran pengemudi tidak tahu bagaimana bereaksi ketika ban mobil pecah. Padahal begitu kamu salah merespons, mobil bisa langsung hilang kendali dan berujung pada kecelakaan fatal.

Lantas, bagaimana cara mengatasi situasi pecah ban ketika mengemudi?

Pecah ban sebetulnya merupakan kejadian yang berbahaya, tapi jika sudah terjadi, pecah ban masih bisa dikendalikan.

Ada kiat-kiat khusus yang mesti kamu lakukan dan kata kuncinya adalah jangan panik. Selain itu, jangan pula melakukan pengereman, apalagi pengereman mendadak yang malah bikin mobil tak terkendali.

Soalnya ketika rem diinjak bobot mobil akan pindah ke depan dan setir akan semakin menarik ke arah ban yang pecah. Dalam situasi seperti ini, sulit buat kamu untuk prediksi arah gerak mobil.

Bahkan jika pengereman terlalu keras dan ada momentum, mobil bisa terpelanting dan terbalik. Rasakan ban sebelah mana yang pecah, jika ban depan, kamu harus menahan arah kemudi agar tetap lurus lebih kuat karena setir akan tertarik ke arah ban yang pecah.

Jangan melakukan manuver berlebihan seperti membelokkan setir ke arah berlawanan yang akan membuat mobil terpelanting dan berpotensi terbalik. Tenang dan jaga emosi.

Kalau ban belakang yang pecah relatif tidak menyulitkan karena kontrol tetap ada di ban depan yang tidak bermasalah. Lepaskan pedal gas dan turunkan gigi secara gradual sambil menahan kemudi agar mobil tidak bergerak liar.

Usahakan jangan sampai mobil membuang bodi ke kanan atau kiri. Kalau kecepatan sudah mulai berkurang, secara perlahan arahkan kendaraan ke kiri jalan, jangan lupa nyalakan lampu sein ke kiri.

Meski tidak disarankan karena hanya boleh dipakai saat mobil berhenti, kamu bisa nyalakan lampu darurat alias hazard buat kasih sinyal ke mobil lain di belakang bahwa mobil kamu bermasalah. Terus pantau kondisi di belakang via kaca spion, bahkan supaya yakin kamu bisa tengok langsung suasana di belakang.

Kamu bisa mulai sedikit menekan pedal rem saat mobil sudah berjalan lambat dan berada di lajur sebelah kiri. Atau bila kurang yakin, biarkan saja mobil terus bergerak, dengan catatan kondisi di depan masih aman.

Jika kecepatan sudah cukup lambat, arahkan mobil ke bahu jalan dan biarkan mobil berhenti lantaran kehabisan momentum. Pastikan posisi berhenti mobil sudah aman dan tidak mengganggu lalu lintas dengan memberi ruang yang cukup dengan badan jalan.

Nyalakan lampu hazard, pasang segitiga pengaman, dan segera lakukan penggantian ban yang bocor tersebut. Pastikan posisi kamu aman dari potensi kena tabrak dari belakang. Langsung bereskan dan jalan kembali saat ban cadangan sudah dipasang.

Sumber: toyota.astra.co.id

Artikel Lainnya

Fitur Follow Me Home Light di Toyota Veloz 2019

Toyota Veloz memiliki positioning lebih tinggi dari Toyota Avanza sehingga ia tampil lebih mewah dan sporty. Selain itu, Toyota Veloz juga punya fitur kenyamanan lebih…

Bengkel Resmi Toyota Masih Terima Servis dan Perbaikan Mobil Tua Toyota

Dengan alasa n hobi atau terlanjur sayang, beberapa di antara kamu pasti masih ‘memelihara’ mobil Toyota lawas atau tua. Biasanya, kendala mereka adalah urusan perawatan…

Berapa Harga Toyota C-HR Hybrid 2019 Terbaru? Ini Detailnya

PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Toyota C-HR Hybrid, sebagai kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) yang mengandalkan penggerak elektrik pertama di Indonesia. Menariknya, Toyota C-HR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *